Skip to content
  • Kegiatan
  • Berita
  • Pengumuman
Facebook-f Youtube Instagram
STKW Surabaya
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang
    • Sejarah
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Arti Logo
    • Struktur Organisasi
    • Fasilitas
    • Prestasi
    • Pejabat
  • Akademik
    • Kalender Akademik
    • Tracer Study
    • Pendaftaran
  • Program Studi
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Seni Rupa Murni
    • Seni Teater
  • Satuan Kerja
    • Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
    • Bagian Administrasi Umum (BAU)
    • Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)
      • Visi, Misi & Tujuan
      • Pengabdian Masyarakat
  • Publikasi
    • Berita
    • Agenda Kegiatan
    • Info dan Pengumuman
  • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang
    • Sejarah
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Arti Logo
    • Struktur Organisasi
    • Fasilitas
    • Prestasi
    • Pejabat
  • Akademik
    • Kalender Akademik
    • Tracer Study
    • Pendaftaran
  • Program Studi
    • Seni Tari
    • Seni Karawitan
    • Seni Rupa Murni
    • Seni Teater
  • Satuan Kerja
    • Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
    • Bagian Administrasi Umum (BAU)
    • Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)
      • Visi, Misi & Tujuan
      • Pengabdian Masyarakat
  • Publikasi
    • Berita
    • Agenda Kegiatan
    • Info dan Pengumuman
  • Hubungi Kami
  • Picture of Administrator Administrator
  • 07 Aug 2017
  • Berita

Ristekdikti-MTIC Award Berikan Apresiasi Bagi Para Peneliti Terbaik Indonesia

 

Jakarta – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, membuka acara Penganugerahan Ristekdikti-MTIC Award 2017 atas kerja sama antara PT Marina Berto Tbk, bersama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan perusahaan kecantikaan Martha Tilaar Group melalui Martha Tilaar Innovation Centre (MTIC), di Ballroom Yudistira, Gedung Patra Jasa, Jakarta, Rabu (2/8).

Penghargaan Ristekdikti-MTIC Award ini bertujuan untuk mengapresiasi kerja keras para peneliti terbaik Indonesia yang tersebar di universitas seluruh Indonesia yang secara khusus memfokuskan penelitiannya pada kekayaan alam Nusantara dengan sentuhan riset.

Indonesia saat ini memiliki sekitar kurang lebihnya 1600 jamu warisan nenek moyang, namun dari sekian banyaknya resep jamu warisan nenek moyang tersebut, baru sekitar 30 yang telah ditetapkan sebagai Obat Herbal Terstandar (OHT) dan baru sekitar 10 dalam bentuk Fitofarmaka. Untuk itulah Kemenristekdikti bersama stakeholder lainnya perlu untuk mendorong riset, pengembangan dan inovasi dalam pengembangan jamu menjadi OHT dan Fitofarmaka. Hal ini disampaikan Menristekdikti, M. Nasir pada sambutannya.

“Saya mengharapkan kerjasama Kemenristekdikti dengan Martha Thilaar ini dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam pengembangan bahan baku obat dan kosmetik asli Indonesia untuk melahirkan Obat Herbal Terstandar (OHT) dan Fitomarka yang memiliki ciri khas Indonesia dengan memanfaatkan kekayaan Nusantara,” ujar Nasir yang juga mantan rektor terpilih Universitas Diponegoro Semarang.

Pada laporannya, Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe memaparkan, penganugerahan Ristekdikti-MTIC Award 2017 mengusung tema “Penguatan Riset dan Inovasi untuk kemandirian Serta Peningkatan Daya Saing Industri Kosmetik dan Obat Tradisional”.

“Penyelenggaraan Ristekdikti-MTIC Award ini telah diikuti oleh 95 peserta yang berasal dari 37 Universitas yang tersebar di seluruh Indonesia. Makalah penelitian yang masuk akan dinilai oleh tim yang terdiri dari Pakar bahan alam, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir (BATAN), dan pelaku industri kosmetik dan jamu,” papar Dirjen Jumain.

Setelah melewati babak seleksi, terpilihlah makalah penelitian dari 9 (sembilan) peserta untuk mengikuti proses penjurian yang berlangsung selama satu bulan dan pada hari ini, dipilih 3 (pemenang) yang secara langsung diberikan oleh Menristekdikti, Mohamad Nasir, Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe, dan Martha Tilaar sebagai pendiri dari Martha Tilaar Group.

“Berdasarkan hasil penjurian tersebut, keluarlah 3 (tiga) nama pemenang. Ketiga pemenang tersebut ialah; Beti Lestari dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta sebagai juara pertama, Enos Tangke Arung dari Universitas Mulawarman, Samarinda sebagai juara kedua, dan juara ketiga diraih oleh Puguh Riyanto dari Unversitas diponegoro, Semarang,” jelas Jumain.

Ristekdikti-MTIC Award digelar 5 tahun sekali yang dimulai sejak 2007 lalu, Ristekdikti-MTIC Award adalah suatu penghargaan yang diberikan dalam upaya memotivasi para peneliti agar dapat memadukan pengetahuan leluhur, teknologi, inovasi, dan sumber daya alam Indonesia dalam kegiatan penelitiannya serta meningkatkan kesadaran konsumen dalam pemanfaatan kekayaan alam Indonesia khususnya dibidang kesehatan, obat-obatan dan kecantikan.

Kegiatan ini juga membahas tentanf riset dan pengembangan marker untuk tanaman-tanaman asli Indonesia yang dapat digunakan sebagai bahan baku kosmetik yang perlu untuk ditingkatkan dari sumberdaya hayati Indonesia terutama tanaman berkhasiat obat, kosmetik, dan aromatik (OKA).

Kegiatan penganugerahan Ristekdikti-MTIC Award 2017 ini sekaligus menyelenggarakan Forum inovasi kesehatan dan obat serta pameran produk inovasi melalui Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, Kemenristekdikti. (TJS)

sumber: ristekdikti.go.id

Artikel Terkait
Satu Panggung dengan Maestro, Kolaborasi Dosen-Mahasiswa STKW Siap Guncang Surakarta di GEMFEST 2025
December 16, 2025
Fokus Benahi Infrastruktur dan Sarpras, Hari Kedua Sarasehan STKW Surabaya Matangkan Program Kerja Unit
December 15, 2025
Respon Cepat Regulasi Baru, STKW Surabaya Bedah Permendikbudristek No. 39 Tahun 2025
December 15, 2025
Wanita Anime: Jericho Riupassa, Penyandang Disabilitas yang Berkarya Tanpa Batas
August 26, 2025
Exilium: Tentang Rumah, Keterasingan, dan Kejujuran Emosional
August 26, 2025
Info & Pengumuman

Satu Panggung dengan Maestro, Kolaborasi Dosen-Mahasiswa STKW Siap Guncang Surakarta di GEMFEST 2025

December 16, 2025

Fokus Benahi Infrastruktur dan Sarpras, Hari Kedua Sarasehan STKW Surabaya Matangkan Program Kerja Unit

December 15, 2025

Respon Cepat Regulasi Baru, STKW Surabaya Bedah Permendikbudristek No. 39 Tahun 2025

December 15, 2025

Wanita Anime: Jericho Riupassa, Penyandang Disabilitas yang Berkarya Tanpa Batas

August 26, 2025

Exilium: Tentang Rumah, Keterasingan, dan Kejujuran Emosional

August 26, 2025
STKW Surabaya
Tentang

STKW Surabaya merupakan satu-satunya kampus seni di Jawa Timur yang menjaga dan melestarikan kesenian Jawa Timur dengan mengandalkan local genius.

Sekretariat
  • Jl. Klampis Anom II Sukolilo, Surabaya 60117
  • (031) 594-9945
  • (031) 594-9945
  • stkw_sby@ymail.com
Program Studi
  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Rupa Murni
  • Seni Teater
  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Rupa Murni
  • Seni Teater
Program Beasiswa
  • Beasiswa Dikti
  • Beasiswa Pascasarjana
  • Beasiswa Unggulan Kemdiknas
  • Beasiswa Dikti
  • Beasiswa Pascasarjana
  • Beasiswa Unggulan Kemdiknas
Sistem Informasi
  • Perpustakaan
  • Jurnal Terob
  • Jurnal Gayatri
  • Sevima
  • PMB
  • LPM
  • LPPM
  • Perpustakaan
  • Jurnal Terob
  • Jurnal Gayatri
  • Sevima
  • PMB
  • LPM
  • LPPM
Sosial Media
Facebook-f Google-plus-g Youtube
Copyright © 2025 Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya | All Right Reserved