Program Studi Seni Tari STKW Surabaya
Program Studi Seni Tari S1 STKW Surabaya Didirikan pada tanggal 6 Mei 1980. Tujuannya adalah melahirkan lulusan yang profesional dan kompeten di bidang seni tari dengan menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik. Program ini dipimpin oleh seorang ketua program studi yang dibantu oleh seorang sekretaris program studi. Penjaminan mutu dilakukan untuk memastikan lulusan sesuai dengan visi misi Program Studi Seni Tari.
Ketua Jurusan Prodi Seni Tari
- Minat Utama
- Kreator
- Peneliti
- Penyaji
- Pembina





Program studi Seni Tari sebagai lembaga konservasi, pengembang, kajian dan penciptaan Tari Jawa Timur yang mempunyai daya saing tinggi dalam perkembangan seni.
- Menciptakan lulusan yang terampil dan professional dalam olah Tari Jawa Timur
- Menciptakan lulusan yang kreatif dalam menghasilkan karya tari yang berorientasi pada lokal jenius Jawa Timur
- Membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan seni dan budaya sebagai modal dalam melaksanakan kajian Tari
- Membekali pengetahuan budi pekerti sebagai bekal dalam kehidupan bersama di masyarakat
- Menghasilkan lulusan yang terampil mandiri dan professional
- Menghasilkan lulusan yang kreatif bidang Tari untuk mampu berkompetisi
- Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan intelektual untuk menginformasikan eksistensi Tari
- Menghasilkan lulusan yang memiliki nilai dan sikap budi pekerti sebagai bekal kehidupan bersama di masyarakat
Daftar Dosen
Berikut daftar tenaga pendidik di Program Studi Seni Tari Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya.
Berita Terbaru
Di balik setiap gerakan tari, ada prahara yang bergemuruh dalam jiwa. Malam itu, tarian bukan…
14 Aug 2025
Di balik setiap gerakan tari, ada prahara yang bergemuruh dalam jiwa. Malam itu, di panggung…
14 Aug 2025
Di balik setiap hentakan kaki, ada semangat yang tak pernah padam. Di atas panggung sebuah…
14 Aug 2025
Di dalam setiap langkah tari, ada kisah tentang keberanian dan pengkhianatan. Malam itu, tarian bukan…
14 Aug 2025
Info & Pengumuman
Exilium: Tentang Rumah, Keterasingan, dan Kejujuran Emosional
PRATIGHA DHARMAPATNI: Ketika Dendam Bertemu Kesadaran
NUNJANG PALANG: Saat Cinta dan Dendam Bersemi di Atas Panggung
NJARAN: Saat Gerakan Kuda Lincah Mengajarkan Kerja Keras
MITHULUNG: Saat Jiwa Penolong Dipermainkan Takdir
KETAN INTIP: Menganyam Kembali Kenangan dan Warisan Juru Masak