Di balik setiap hentakan kaki, ada semangat yang tak pernah padam. Di atas panggung sebuah tarian bukan hanya sekadar estetika, melainkan sebuah pengingat akan nilai-nilai kehidupan yang fundamental. Tarian itu bernama “NJARAN”, sebuah mahakarya yang lahir dari visi seorang mahasiswa Zarqun Aura Arinda.

Zarqun tidak hanya menari, ia menyuarakan. Terinspirasi dari Kesenian Jaranan Sentherewe Tulungagung, ia merangkai gerakan-gerakan lincah seekor kuda menjadi sebuah metafora yang kuat tentang “kerja keras”. Dalam tarian ini, setiap gerakan koreografi yang kuat dan gesit mengingatkan kita bahwa dalam perjalanan hidup, kita harus memiliki niat yang kokoh dan usaha yang gigih untuk mencapai tujuan.

“NJARAN” adalah bukti nyata komitmen kami di STKW Surabaya. Kami adalah wadah bagi para seniman untuk tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga untuk meresapi nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat dan mengangkatnya menjadi karya yang relevan. Zarqun menunjukkan kepada kita bahwa seni adalah cara terkuat untuk menyampaikan pesan moral, untuk menanamkan semangat pantang menyerah kepada penonton melalui keindahan gerak.
